Kisah Rio Dewanto di Kalimantan: Syuting Horor dan Kuliner Mengejutkan

Pengalaman Unik Rio Dewanto Saat Syuting Film Horor 'Kuyank' di Kalimantan
Arteesid.com - Aktor ternama Rio Dewanto mengungkapkan pengalaman tak terlupakan saat menjalani proses syuting film horor terbarunya yang berjudul Kuyank. Proses syuting ini dilakukan di pedalaman Kalimantan, khususnya wilayah Banjar. Film yang digarap oleh sutradara Johansyah Jumberan ini menjadi pengalaman pertama bagi Rio Dewanto untuk menginjakkan kaki di Pulau Borneo.
Rio Dewanto mengaku terkesan dengan budaya masyarakat Banjar, yang mayoritas beragama Islam dan sangat menjunjung tinggi adat istiadat secara turun-temurun. Ia menyebut bahwa suku Banjar memiliki adat kepercayaan sendiri yang mereka jalankan sejak dulu. Hal ini membuat Rio merasa kagum akan kekayaan budaya yang ada di sana.
Meski proses syuting jauh dari rumahnya, Rio merasa nyaman karena keramahan warga lokal. Suami Atiqah Hasiholan ini merasa bahwa tanpa adanya proyek film Kuyank, mungkin dirinya tidak akan memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi keindahan Kalimantan.
“Pengalaman syuting di Banjar menyenangkan. Kalau enggak ada project ini mungkin saya enggak pernah ke Kalimantan,” ucap pria berusia 38 tahun itu.
Di balik kekagumannya pada alam dan budaya Banjar, ada satu hal unik yang membuat Rio merasa terheran-heran. Saat mencari kuliner di sana, ia justru menemukan banyaknya restoran khas Jawa Tengah yang menjamur di wilayah tersebut. “Orang sana ramah-ramah. Yang saya bingung, kenapa restoran di Kalimantan kok Wong Solo,” ungkapnya seraya tertawa.
Selain soal kuliner, Rio Dewanto juga sempat menjajal aktivitas memancing di sela-sela syuting. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak padanya. “Saya coba mancing tapi enggak dapat-dapat ikannya,” kenang Rio Dewanto.
Ujian Mental dalam Produksi Film Kuyank
Sementara itu, sang sutradara, Johansyah Jumberan, mengungkapkan bahwa memproduksi Kuyank adalah ujian mental yang berat. Kru harus membawa ratusan orang masuk ke pedalaman Kalimantan dengan perjalanan darat hampir lima jam. Tak hanya itu, mereka juga membawa peralatan syuting kelas dunia, termasuk kamera Alexa 35 yang harganya fantastis.
“Kamera kita itu Alexa 35, kalau terjun satu (ke sungai/jurang) berapa miliar saya harus ganti,” ungkap Johansyah.
Totalitas produksi juga terlihat dari pembangunan set yang mencapai 60 persen dari kebutuhan visual, serta penggunaan teknologi CGI yang digarap oleh tim pemenang Festival Film Indonesia (FFI) dua kali berturut-turut.
Alur Film Kuyank yang Menarik Perhatian
Film Kuyank mengangkat kisah Rusmiati (Putri Intan Kasela), gadis kampung sederhana dan Badri (Rio Dewanto), seorang lelaki terpandang, yang nekat menikah meski ramalan menyebut pernikahan mereka akan membawa kesialan. Konflik memuncak ketika desa mereka diteror oleh kejadian misterius yang menimpa bayi dan ibu hamil.
Saat jati diri Rusmiati terbongkar, Badri dihadapkan pada pilihan sulit antara melindungi istri atau menyerah pada tekanan warga.
Daftar Pemain Utama dan Jadwal Tayang
Selain Rio Dewanto, film ini juga dibintangi oleh Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, hingga aktor senior Barry Prima. Film Kuyank akan tayang serentak di bioskop pada 29 Januari 2026.





.jpg
)






