Liburan 2026: Berwisata Air di Kali Pangus, Semarang

Rekomendasi Liburan Sekolah Juni 2026: Segarkan Pikiran di Kali Pangus

ARTEESID.COM - Liburan sekolah di bulan Juni 2026 telah tiba! Bagi para orang tua yang sedang mencari tempat berlibur yang seru, aman untuk anak-anak, sekaligus ramah di kantong, ada satu destinasi wisata air baru yang sedang naik daun di Kabupaten Semarang. Namanya adalah Kali Pangus. Destinasi wisata alam ini menawarkan kesegaran keceh (bermain air) di aliran sungai yang jernih dengan latar belakang panorama pedesaan yang asri. Keindahan tempat ini bahkan sempat viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial belakangan ini.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai daya tarik, fasilitas, hingga akses menuju Kali Pangus untuk agenda liburan sekolah Anda:

Pesona Alami Sungai Jernih dan Sawah Terasering

Suasana sore di Kali Pangus terasa begitu hidup. Gemericik air yang mengalir di antara bebatuan besar berpadu apik dengan tawa anak-anak yang asyik bermain air. Bagi pengunjung dewasa, duduk santai di atas batu besar sembari menikmati hembusan angin sepoi-sepoi menjadi cara terbaik untuk melepas penat.

Tidak hanya itu, sejauh mata memandang, Anda akan dimanjakan oleh hamparan pepohonan hijau yang rimbun serta pemandangan sawah terasering yang bertingkat rapi mengikuti kontur lereng perbukitan. Kondisi airnya yang jernih dan relatif dangkal membuat para orang tua bisa lebih tenang saat mendampingi buah hati mereka bermain.

Kenyamanan ini turut dirasakan oleh Oni Maeyati, seorang pengunjung asal Nyatnyono, Ungaran, yang datang menikmati kesegaran Kali Pangus bersama keluarganya.

"Pemandangannya bagus, airnya juga jernih. Cocok untuk wisata keluarga, terutama anak-anak."

"Tidak berbahaya karena alirannya tidak terlalu dalam, jadi orang tua bisa lebih tenang saat mendampingi anak bermain air," katanya.

"Sebenarnya, sebelum viral, saya sudah tahu tempat ini dan sering ke sini."

"Sekarang karena ramai di media sosial, saya ajak anak dan cucu bermain ke sini. Nyaman di sini," ujarnya.

Berkah di Balik Musibah dan Awal Mula Viral

Secara geografis, Kali Pangus merupakan bagian dari aliran sungai yang berhulu di kawasan Indrokilo dan Curug Lawe. Keindahan tempat ini mulai terekspos secara luas berkat kreativitas pemuda karang taruna dan mahasiswa KKN yang membuat konten digital di sana.

Ketua Karang Taruna Desa Lerep, Ahsanul Ahsan, menceritakan awal mula kawasan ini mulai dikenal publik:

"Awalnya, kami sering membawa tamu dari Pokdarwis Rukun Santoso ke sini, bahkan ada tamu dari Malaysia, Rusia, dan Thailand."

"Waktu itu, tempat ini belum seramai sekarang."

"Kemudian, saat ada mahasiswa KKN, kami ajak ke sini untuk membuat konten. Setelah itu mulai banyak orang berdatangan," ujarnya.

Menariknya, debit air Kali Pangus yang kini lebih besar dan deras ternyata dipengaruhi oleh faktor alam. Musibah longsor yang sempat melanda kawasan Watu Kelir di bagian atas justru mengubah arah sebagian aliran air menuju ke Kali Pangus, sehingga penampilannya kini menjadi semakin cantik.

"Dulu, airnya tidak sederas sekarang. Setelah terjadi longsor di atas, aliran air mengarah ke sini semua."

"Awalnya musibah di atas, ternyata membawa berkah bagi kawasan di bawah," ungkapnya.

Kolaborasi Dua Desa dan Fasilitas Liburan yang Ramah Kantong

Karena lokasinya berada di batas alami antara Desa Kalisidi dan Desa Lerep (Kecamatan Ungaran Barat), pihak pemerintah dan warga dari kedua desa sepakat untuk melakukan pengelolaan bersama yang diberi nama "Sidokarep" (Kalisidi dan Lerep). Langkah ini diambil demi menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan pengunjung.

Guna menunjang kenyamanan wisatawan, warga setempat yang memiliki lahan di sekitar sungai bersedia memanfaatkan tanah mereka untuk area parkir, toilet, ruang ganti, hingga penitipan barang. Ke depannya, sejumlah fasilitas lain seperti warung makan, kamar mandi permanen, hingga kolam terapi ikan juga akan segera dibangun.

Kepala Desa Kalisidi, Dimas Prayitno Putra, menegaskan pentingnya regulasi bersama ini:

"Yang penting, saat ini, ada pengendalian bersama, terutama soal sampah dan aturan yang harus dipahami pengunjung," ujarnya.

"Harapannya masyarakat bisa mengakses tempat ini dengan aman, biaya murah, dan kebersihannya tetap terjaga," ucapnya.

Untuk masalah biaya, Anda tidak perlu khawatir kantong jebol. Pengelola menerapkan tarif yang sangat terjangkau demi menjaga fungsi sungai sebagai ruang rekreasi murah meriah:

  • Retribusi Kebersihan: Rp2.000
  • Penitipan/Parkir Motor: Rp2.000

Rute dan Akses Menuju Lokasi

Kali Pangus terletak tidak jauh dari pusat Kota Ungaran, yakni hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 15 menit saja. Ada dua jalur utama yang bisa Anda pilih untuk mencapai lokasi perbatasan ini:

  • Akses Pertama: Melalui Desa Lerep, yang selama ini memang sudah populer sebagai desa wisata.
  • Akses Kedua: Melalui jalur alternatif dari Desa Kalisidi.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera masukkan Kali Pangus ke dalam daftar destinasi liburan sekolah Juni 2026 ini. Siapkan baju ganti untuk anak-anak, gelar tikar di tepi sungai, dan nikmati momen kebersamaan keluarga yang asri serta menenangkan.

Baca Juga
Posting Komentar