Menara Pemuda dan Perdamaian Al-Zaytun: Mahakarya Indonesia yang Mendunia
ARTEESID.COM - Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menampung sebuah mahakarya arsitektur religi yang diakui secara global. Bangunan tersebut adalah Menara Pemuda dan Perdamaian, bagian dari kompleks Masjid Rahmatan Lil'alamin di Ma'had Al-Zaytun. Dengan tinggi menjulang mencapai 201 meter, menara ini resmi menjadi menara masjid tertinggi ketiga di dunia, bersanding dengan struktur ikonik di Afrika Utara.
Saat berada di puncaknya, pengunjung disuguhkan pemandangan luas yang membentang dari area pesantren, permukiman warga, hingga hamparan sawah. Lanskap ini menegaskan pesan bahwa menara tersebut adalah simbol dari visi besar membangun peradaban yang berbasis ilmu pengetahuan, perdamaian, dan nasionalisme.
Daftar Menara Masjid Tertinggi di Dunia
Pencapaian arsitektur ini menempatkan Indonesia di jajaran elite internasional. Berikut urutan tiga besar menara masjid tertinggi di dunia saat ini:
- Djamaa El Djazaïr (Aljazair) – 264 meter
- Masjid Hassan II (Maroko) – 210 meter
- Menara Pemuda dan Perdamaian Ma'had Al-Zaytun (Indonesia) – 201 meter
Filosofi Bangunan dan Simbol KebangsaanMenara ini didesain penuh makna, bukan sekadar mengejar rekor ketinggian. Proses pembangunannya dimulai sejak 26 Juni 2002, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh M. Jusuf Kalla yang kala itu menjabat sebagai Menko Kesra RI.Nama "Pemuda dan Perdamaian": Merepresentasikan harapan agar generasi muda menjadi motor penggerak toleransi, kedamaian, dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.Nama "Masjid Rahmatan Lil'alamin": Mencerminkan cita-cita Syaykh Al-Zaytun untuk menyebarkan Islam sebagai pembawa kasih sayang bagi seluruh alam tanpa memandang suku, ras, ataupun agama. Nilai ini bersinergi dengan ikrar kebangsaan: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa Indonesia.Arsitektur Angka: Bangunan masjid dirancang dengan ukuran $99 \times 99$ meter sebagai simbol Asmaul Husna (nama-nama baik Allah) dan terdiri dari 6 lantai yang melambangkan Rukun Iman.
Inspirasi di Balik Mahakarya
Gagasan membangun menara ini lahir dari pengalaman pribadi Syaykh Al-Zaytun saat mengagumi salah satu menara masjid tertinggi di dunia dari dekat. Ada cerita unik saat kunjungan tersebut, di mana ia disapa dengan panggilan "Ahmad (Sukarno)" oleh warga setempat karena memakai songkok khas Presiden pertama RI.
Momen berkesan itu memperkuat tekadnya untuk mendirikan menara megah di tanah air yang bermakna filosofis tinggi demi menginspirasi generasi muda.
Mengadopsi Konsep Masjid Nabawi:
Masjid Rahmatan Lil'alamin tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah salat. Terinspirasi dari fungsi Masjid Nabawi di zaman Nabi Muhammad SAW, tempat ini juga dirancang sebagai episentrum pendidikan, pembinaan karakter, pusat ilmu pengetahuan, serta pemberdayaan masyarakat demi mencetak generasi unggul yang humanis.
Kebanggaan Baru Indonesia
Sebagai landmark baru di Indramayu, Menara Pemuda dan Perdamaian membuktikan bahwa arsitektur religi Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia. Di balik kemegahan fisiknya, menara setinggi 201 meter ini memuat pesan abadi tentang persatuan, kemanusiaan, dan perdamaian bagi masa depan bangsa.
Sumber : Lognews


















