Budaya Keteladanan Pelajar Al Zaytun
ARTEESID.COM - Organisasi Pelajar Ma'had Al Zaytun (OPMAZ) menggelar kegiatan Apresiasi Pelajar Ma'had Al Zaytun di Basement Gedung Ali, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu program OPMAZ sebagai bentuk penghargaan kepada pelajar yang menunjukkan prestasi, karakter, serta dedikasi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Ma'had Al Zaytun.
Acara diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Sapta Janji Dharma Bakti, sambutan Majelis Guru, hingga penyerahan piagam penghargaan kepada pelajar yang berhasil meraih berbagai kategori apresiasi.
Penghargaan untuk Beragam Potensi Pelajar
Presiden OPMAZ menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada pelajar yang berprestasi di bidang akademik, olahraga, maupun seni. OPMAZ juga memberikan apresiasi kepada pelajar yang menunjukkan kedisiplinan, ketertiban, kreativitas, serta sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai kategori penghargaan disiapkan, seperti Smart Student, Creative Student, pelajar paling disiplin, hingga kategori lain yang bertujuan mengakomodasi beragam potensi yang dimiliki para pelajar.
"Apresiasi ini kami berikan lebih luas. Tidak hanya untuk pelajar yang berprestasi di bidang olahraga atau kesenian, tetapi juga kepada mereka yang memiliki kedisiplinan, kreativitas, dan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Implementasi Sapta Janji Dharma Bakti
Menurut Presiden OPMAZ, tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah membangun motivasi pelajar agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai Sapta Janji Dharma Bakti dalam setiap aktivitas di Ma'had Al Zaytun.
Ia mengatakan, penghargaan yang diberikan diharapkan mampu melahirkan figur-figur teladan yang dapat menginspirasi pelajar lain untuk terus meningkatkan kualitas diri.
"Pelajar yang menerima penghargaan diharapkan menjadi contoh yang baik sehingga mampu memotivasi teman-temannya untuk terus berkembang dan mengamalkan nilai-nilai Sapta Janji Dharma Bakti dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Apresiasi Menjadi Bagian dari Pembinaan Karakter
Sementara itu, Menteri Kementerian Penegak Disiplin dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (Kemenditham) OPMAZ, Ihsan Syatiri Ahmad Bin Iskandar, menilai bahwa pemberian apresiasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karakter pelajar.
Menurut Ihsan, pembinaan tidak hanya dilakukan melalui penerapan tata tertib dan konsekuensi terhadap pelanggaran, tetapi juga harus diimbangi dengan penghargaan kepada pelajar yang menunjukkan perilaku positif.
"Pembinaan harus berjalan secara seimbang. Selain adanya konsekuensi terhadap pelanggaran, apresiasi juga diperlukan agar pelajar semakin termotivasi menjalankan tata tertib dan nilai-nilai yang berlaku di Ma'had Al Zaytun," ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai Kemendidham OPMAZ, dirinya bersama jajaran panitia terlibat sejak tahap perencanaan, pengajuan program, hingga koordinasi pelaksanaan kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.
OPMAZ Berharap Seluruh Potensi Pelajar Terwadahi
Presiden OPMAZ berharap program Apresiasi Pelajar dapat terus dikembangkan agar mampu menjangkau lebih banyak potensi yang dimiliki para pelajar.
Ke depan, penghargaan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk piagam maupun hadiah, tetapi juga melalui berbagai kompetisi yang mendorong kemampuan akademik, kepemimpinan, kreativitas, serta karakter peserta didik.
Dengan demikian, setiap pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memberikan kontribusi positif bagi Ma'had Al Zaytun.
Menumbuhkan Budaya Keteladanan
Melalui kegiatan Apresiasi Pelajar ini, OPMAZ berharap budaya saling menginspirasi dan berlomba dalam kebaikan semakin tumbuh di lingkungan Ma'had Al Zaytun.
Penghargaan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas pencapaian individu, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pelajar untuk terus berprestasi, aktif dalam berbagai kegiatan, serta mengembangkan potensi diri berdasarkan nilai-nilai Sapta Janji Dharma Bakti sebagai fondasi pembentukan karakter di Ma'had Al Zaytun. (Saheel untuk Indonesia)





















